Wikipedia

Hasil penelusuran

Satu Langkah Lebih Dekat Menuju Hari yang Dinanti

 


By. S. Wahyu Nirmala

Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT. Seluruh naskah untuk persiapan Ujian Promosi yang sedang dijalani akhirnya selesai sepenuhnya pada akhir pekan ini, tepatnya tanggal 15 hingga 16 Mei 2026. Segala berkas pun sudah siap diserahkan sesuai dengan permintaan. Dua hari penuh perjuangan keras dikerahkan untuk menyelesaikannya, namun rasa sendirian itu tidak pernah ada karena selalu ada orang-orang baik yang dengan tulus ikhlas siap mendampingi di setiap prosesnya.

Perjalanan di hari pertama dimulai sejak pagi hari ketika berangkat menuju UPZ Coffee untuk mulai bekerja. Baru saja membuka ransel dan bersiap menyalakan laptop, kesadaran muncul bahwa alat penggerak kursor atau mouse tertinggal di rumah. Sebenarnya ada niat untuk membelinya saat berangkat tadi, namun karena waktu sudah terburu-buru, belum sempat berhenti di mana pun. Akhirnya kaki harus melangkah keluar kafe sendirian, tanpa ditemani siapa pun, untuk mencari toko komputer di lingkungan sekitar Hotel Orchardz. Sayangnya, tidak ada satu pun toko komputer yang buka di kawasan itu. Namun langkah tidak berhenti; perjalanan terus berlanjut menyusuri jalan hingga harus menyeberangi jalan raya yang cukup besar.

                                                           

Alhamdulillah, perjuangan itu membuahkan hasil ketika menemukan sebuah toko yang buka. Uniknya, mouse yang tersedia di sana sebenarnya tidak untuk dijual secara terpisah, melainkan hanya sebagai bonus bagi pembeli laptop baru. Namun, berkat kebaikan hati sang penjual yang memahami situasi pelik yang sedang dihadapi, beliau berkenan melepaskan dan menjual mouse tersebut. Sungguh sebuah pertolongan yang sangat disyukuri.

Langkah segera kembali menuju kafe untuk melanjutkan penyuntingan naskah seorang diri menggunakan mouse baru itu. Beberapa jam berlalu dengan fokus yang penuh, dan tepat setelah waktu Salat Jumat selesai, dua sahabat tercinta, Mbak Henny dan Mas Rudi, datang menjumpai. Kehadiran mereka membawa energi baru, dan dengan setia menemani hingga seluruh pekerjaan rampung sekitar pukul empat sore.



Setelah segala urusan naskah selesai, Mbak Henny dan Mas Rudi mengajak berjalan-jalan dan makan bersama dengan harapan pikiran dapat kembali segar dan tidak terlalu tegang setelah bekerja lama. Perjalanan pun berlanjut menuju Wisata Kuliner Ampera. Di sana, pilihan jatuh pada hidangan kesukaan yaitu ikan asap dan cah kangkung, sementara Mbak Henny memilih ayam asap, dan Mas Rudi menikmati nasi goreng. Setelah puas menyantap hidangan utama, bekal sehat yang dibawa dari rumah berupa bubur kacang hijau dan bubur kacang merah pun dikeluarkan. Kebersamaan itu ditutup dengan menikmati segarnya jeruk Pontianak yang manis dan sangat menyegarkan badan. Sungguh nikmat rasanya menyantap makanan sederhana namun penuh berkah bersama sahabat dekat, sebelum akhirnya diantar pulang dengan selamat sampai ke rumah.


Memasuki hari kedua, kehadiran di UPZ Coffee kali ini ditemani dan dibantu oleh Mas Ferry. Beliau dengan penuh kesabaran membantu merapikan penulisan abstrak berbahasa Arab yang memang memerlukan ketelitian serta pemahaman khusus. Bantuan Mas Ferry berlangsung di dalam kafe ini saja, sampai seluruh perbaikan selesai dikerjakan dan beliau pun pamit pulang. Setelah itu, pengerjaan bagian yang dianggap masih belum fiks dilanjutkan secara mandiri, yakni memasukkan profil peneliti sebagai sentuhan akhir pada naskah disertasi tersebut.

Setelah profil peneliti dimasukkan, diputuskan untuk menyudahi seluruh proses revisi ini. Naskah segera diakhiri dan langsung dikirimkan kepada pihak fotokopi UNISMA tanpa berniat melihat atau meniliknya kembali secara teliti. Pikir yang telanjur lelah membatin, "Makin banyak dilihat, makin terlihat kelirunya, hahaha." Akhirnya, pilihan terbaik adalah tidak lagi memeriksa naskah disertasi itu secara mendetail. Dengan untaian doa Bismillah, file pun resmi dikirimkan.



Menjelang pukul empat sore, Mbak Henny dan Mas Rudi kembali menjemput. Waktu kebersamaan dilanjutkan dengan makan di tempat makan Yummy untuk menikmati semangkuk mi hangat, ditemani pisang goreng yang menjadi salah satu camilan favorit. Perut yang kenyang membuat hati mulai tenang, hingga keinginan hati yang sudah lama terpendam pun disampaikan, yaitu ingin sekali diajak mampir ke toko buku. Sudah cukup lama waktu habis tersita hanya untuk menyelesaikan tugas dan tugas, hingga hampir tidak pernah ada kesempatan berjalan-jalan sekadar bersantai. Alhamdulillah, mereka berdua dengan senang hati mengabulkan permintaan tersebut dan segera mengajak menuju Gramedia Mega Mall.

Sepanjang perjalanan menuju ke sana, perbincangan mengalir dengan sangat akrab dan hangat. Kisah-kisah dari hati ke hati saling dibagikan, mulai dari awal mula mengenal rasa cinta, hingga cerita indah saat bertemu dan akhirnya menerima pasangan hidup masing-masing. Momen berbagi kisah ini membuat ikatan persahabatan terasa semakin erat dan hati pun dipenuhi kebahagiaan.


Sesampainya di toko buku, mata langsung tertuju pada satu buku yang sangat lama diidamkan, berjudul History of the Arabs (Rujukan Induk dan Otoritatif Sejarah Peradaban Islam) karya Philip K. Hitti. Namun, keputusan diambil untuk menunda pembeliannya terlebih dahulu, semoga kelak ada rezeki yang berkah untuk membawanya pulang ke rumah. Akhirnya, dua buku yang dirasa sangat penting, layak, dan sangat dibutuhkan untuk pengembangan pengetahuan serta pemikiran berhasil dipilih untuk dibawa pulang.

Buku pertama yang dipilih adalah tentang Sistem Pendidikan Terbaik di Finlandia. Alasan utamanya karena Finlandia dikenal dunia memiliki sistem pendidikan yang paling unggul, manusiawi, dan berhasil mencetak generasi cerdas tanpa membebani peserta didik. Buku ini sangat penting untuk mempelajari cara serta metode pembelajaran yang efektif, menambah wawasan tentang pola pendidikan yang baik, sekaligus menjadi bahan perbandingan luas yang kelak bermanfaat bagi pengembangan ilmu yang sedang dijalani. Sedangkan buku kedua adalah Dasar-Dasar Psikologi Islam. Buku ini memiliki makna yang jauh lebih mendalam dan utama, yaitu untuk memahami jiwa, perilaku, dan hati manusia berdasarkan panduan serta nilai-nilai Islam. Pengetahuan ini menjadi bekal utama agar semakin mengerti diri sendiri, memahami orang lain dengan bijak, dan mampu melihat segala permasalahan hidup dengan kacamata yang sesuai ajaran agama, sehingga menjadi fondasi penting bagi pengembangan kepribadian dan wawasan keilmuan ke depannya.

Akhir pekan ini benar-benar menjadi kenangan yang sangat berkesan dalam hidup. Mulai dari usaha gigih mencari perlengkapan seorang diri, kebaikan hati penjual komputer, menyelesaikan tugas akademis yang berat, momen pasrah yang melegakan saat mengirimkan file, menikmati hidangan sederhana nan nikmat, hingga diisi dengan percakapan hangat dan kasih sayang tulus dari orang-orang terdekat, serta membawa pulang ilmu baru yang sangat berharga. Semoga segala langkah yang diambil dengan penuh keikhlasan ini senantiasa dimudahkan oleh Allah SWT menuju hari pelaksanaan ujian nanti.

 

#Alhamdulillah

#PujiSyukur

#SahabatSejati

#GratefulHeart

#OrangBaik

#Silaturahmi

#PersahabatanTanpaBatas

#Blessed Weekend

0 Comments

Follow Me On Instagram